Peringati Sebulan Jumenengan Paku Alam X, Sederet Kesenian Akan Ditampilkan

Selasa, Februari 2nd 2016. | Video

Laporan Reporter Tribun Jogja, Khaerur Reza

TRIBUNNEWS.COM JOGJA  –  Satu bulan pascapenobatan KGPAA Paku Alam X pentas mangayubagya jumeneng dalem Paku Alam X akan digelar.

Acara yang diadakan berupa pentas kesenian Sabtu (6/2/2016) mendatang di Kagungan Dalem Alun-alun Sewandanan Pakualaman, Yogyakarta mulai pukul 12.30 WIB sampai selesai.

Ketua panitia Widihasto memaparkan, pentas mangayubagya jumenengan Paku Alam X terdiri atas lima sesi acara.

Pertama menampilkan pertunjukan tradisi yaitu Sendratari Kolosal Reyog Wayang dari Karang Taruna “Tunas Karang Kemuning” Brosot Galur Kulonprogo.

Lalu dilajutkan dengan Reyog Prajuritan “Tresno Budoyo” dari Tanjungsari Gunungkidul yang merupakan juara pertama Festival Reyog Gunungkidul tahun 2015 juga.

Selanjutnya adalah Jathilan Putra-Putri “Arum Sari” dari Pedes Argomulyo Sedayu Bantul yang merupakan kelompok Jathilan yang pernah menjuarai Festival Jathilan tingkat propinsi DIY tahun 2011.

Sedangkan Malam harinya mulai pukul 19.00 W.IB ada sesi keempat gelar kesenian macapat dari Pawiyatan Macapat Sestramardawa Kadipaten Pakualaman serta kesenian spontanitas warga.

Selanjutnya sebagai puncak acara sesi kelima dilaksanakan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk bersama Dalang Ki Simun Cermojoyo dengan lakon Semar Bangun Khayangan.

“Keseluruhan rangkaian acara berlangsung terbuka untuk masyarakat dan gratis, sebagai ungkapan rasa syukur rakyat Yogyakarta atas terlaksananya dengan lancar tata rakit prosesi Jumeneng Dalem PA X serta pengejawantahan tagline Pakualaman sebagai Pengemban Kebudayaan,” jelas Hasto. (*)

Sumber Artikel

Berita Terkait