April – Mei 1892: Perjalanan awal Kruyt ke Tomasa dan Mapane

Tiba di Posso tahun 1892, Albertus C. Kruyt tidak berpangku tangan. Tetapi langsung melakukan penjajakan ke pedalaman. Demikianlah pada tanggal 26 april 1892 Kruyt melakukan perjalanan menuju Tomasa. Perjalanan tidak dilakukan melalui darat karena sarana transportasi saat itu adalah melalui sungai. Untuk melakukan perjalanan tersebut kruyt harus membayar 2 Gulden bagi 4 orang alfuru tukang perahu dan seorang Burahima (nama orang […]

Lobo Rumah Panggung Khas Poso

Lobo adalah rumah panggung khas Poso yang memanjang ke belakang dengan ukuran 10 x 12 meter. Rumah ini ditopang oleh tiang-tiang besar yang kokoh, dan tingginya 2 meter dari permukaan tanah. Pada bagian deoan sisi kiri dan kanan terdapat tangga sebagai jalan masuk ke rumah, dan kedua tangga tersebut diberi atap. Pada bagian dalam Lobo, pada sepanjang dinding yang tingginya 2 meter […]

Misteri Patung Naga Pamona di Lamusa

Dalam buku De Bare’e Sprekende Toradja (Orang Toraja yang berbahasa Bare’e) terdapat sepenggal informasi yang perlu ditelusuri oleh kita semua. Informasi itu menyebutkan bahwa jauh sebelum To Lamusa berpindah tempat untuk bermukim di Korobono saat ini terdapat desa asal mereka yang bernama Tando Ngkasa (saat ini dikenal sebagai nama angin yang ditakuti di danau poso—angin tando ngkasa). Menurut kesaksian Albertus […]

Dongalemba

Buaya dalam kehidupan masyarakat Pamona 120 tahun yang lalu sangat penting. Masyarakat hidupa bersama buaya di seputaran danau poso. Kruyt dalam tulisannya “De Krokodil In Het Leven Van de Posoers”, memberikan kesaksian akan hal itu. Pernah suatu waktu kruyt ketika memasuki sungai kodina bertemu dengan seekor buaya yang sangat besar. Sontak seluruh isi perahu menjadi sangat terkejut, tetapi sang kaptain […]

Misteri “Lobo Maombo”

Sebenarnya ada banyak harta karun peninggalan nenek moyang yang bisa diolah oleh generasi muda Pamona. Hanya saja kita yang tidak tau atau tidak memanfaatkan informasi yang ada karena kemalasan atau kurang kreatifnya kita. Mari kita buka satu persatu. yang akan kita bicarakan pada kesempatan kali ini adalah “LOBO MAOMBO”. Lobo ini sangat terkenal dalam legenda masyarakat Pamona Selatan. Alkisah pada […]

Pesumbo’o

Pada jaman dulu di Pamona terdapat sebuah perilaku yang dinamakan Pesumbo’o. Pesumbo’o dilakukan ketika salah satu pihak dalam satu perkara menuntut dari pihak lain pembayaran denda yang terlalu berat, sementara pihak yang dituntut lebih lemah dan walaupun dengan cara peperangan pasti akan kalah jua. Jikalau ini yang terjadi maka, istri-istri dari beberapa orang terkemuka dari pihak yang dituntut dan pasti […]

Sejarah Kecil Damar

Damar adalah getah yang dikumpulkan dari pohon Soga (Soga Tree) yang digunakan oleh orang orang eropa dalam usaha manufactur pengecetan dan varnish pada jaman dulu. Perdagangan diinisiasi oleh Dutch Molluccan Trading company di Sulawesi Utara. Sumber paling banyak dari Dammar di Pulau Sulawesi adalah Lembah Sumara yang terletak disebelah utara Kerajaan Mori. Pada Tahun 1900, lebih dari 1500 orang pencari […]

TangKolikuwa

Salah seorang penakluk atau penyebar gen terbesar di daratan Pamona Poso datang dari suku Lage. Hal ini tergambarkan dalam kisah Ta ngKolikuwa yang dicatat oleh Adriani dan diterbitkan dalam bukunya Baree Verhalen terbitan tahun 1932 atau 7 (tujuh) tahun setelah kematiannya. Ngkai Ta ngKolikuwa dalam ingatan masyarakat Pamona (awal abad 20) adalah seorang “besar” yang memiliki pengaruh sangat kuat dalam […]

Luwu dan Pamona

Luwu bukan suku itu adalah thesis yang dikemukakan oleh bapak Nawawi S Kilat Part II dalam berbagai postingannya. Menurut beliau Luwu tidak bisa dikategorikan sebagai suku karena penyokong Luwu adalah 12 etnis berbeda yang menyatu dalam kedatuan Luwu. Luwu adalah Kerajaan/Kedatuan yang dipimpin oleh seorang Datu. Pamona adalah salah satu suku/etnis penyokong Kedatuan Luwu. Bahkan sedari awal ketika pusat Kedatuan […]

Watu Mora’a

Watu Mora’a Terletak hampir dipersimpangan segitiga wilayah administrasi Kabupaten Poso, kabupaten Morowali dan Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan, diantara rimbunan pepohonan hutan Sulawesi Tengah, berdiri kokoh satu batu megalitik dengan memancarkan cahaya kehidupan dan daya tarik kemegahan laksana sebuah kesatrian bekas kerajaan yang tak berpenghuni . Dari jarak dekat tampak berbagai ruang dan bekas bekas sarana kebutuhan hidup manusia yang pernah […]

Call Now Button