Misteri “Lobo Maombo”

Sebenarnya ada banyak harta karun peninggalan nenek moyang yang bisa diolah oleh generasi muda Pamona. Hanya saja kita yang tidak tau atau tidak memanfaatkan informasi yang ada karena kemalasan atau kurang kreatifnya kita.

Misteri Lobo Maombo

Mari kita buka satu persatu. yang akan kita bicarakan pada kesempatan kali ini adalah “LOBO MAOMBO”.

Lobo ini sangat terkenal dalam legenda masyarakat Pamona Selatan. Alkisah pada jaman dulu, ribuan tahun yang lalu, ketika wujud danau poso belum seperti saat ini, dibangunlah sebuah Kuil pemujaan atau sebuah kompleks Istana di pinggir danau poso di Pamona Selatan.

Namun suatu ketika, datang air bah yang sangat besar yang kemudian menenggelamkan Kuil atau Istana tersebut.

Peristiwa tenggelamnya Kuil atau istana tersebut dituturkan secara lisana secara turun temurun kepada masyarakat di sekitar danau poso bagian selatan tersebut. Kuil atau istana tersebut dikenal oleh masyarakat dengan sebutan “Lobo Maombo”.

Meninggalnya nene Mompala – Molindo di Yogyakarta baru baru ini mengingatkan kembali pada “Lobo Maombo”. Karena sepengetahuan saya di rumah nene di Yogyakarta masih terdapat sebuah Patung BABI yang cukup besar dengan ukiran yang sangat halus (buatan tangan manusia). Patung Babi ini pun ditaksir oleh Rosalyn T. Fernandes dan Oppie Agan

Ditaksirnya patung ini oleh Rosalyn bukan karena ketidaksengajaan tetapi alam bawah sadarnya memberi sinyal bahwa patung itu perlu dijaga. Maklum Patung Babi ini dibawah oleh Opanya Lyn sekaligus opa saya juga Pdt. S. Tobogu sebagai oleh oleh untuk Ngkai Mompala – Molindo di Yogyakarta. Hubungan mereka terjalin erat pada masa Belanda, maklum ayah dari Pdt. S. Tobogu adalah Sira Ngkai Lanti Tobogo alias Tamembue bersobat erat dengan Ngkai Molindo.

Menurut penuturan lisan, Patung Babi itu diambil dari dasar danau tempat diyakininya “Lobo Maombo” itu berada. Diambil pada tahun 1970an ketika dilakukan penyelaman di tempat tersebut.

Kalaulah kisah ini benar, penemuan patung babi ini tentu saja memberikan rasa penasaran kepada kita masyarakat pamona:

  1. Bagaimana mungkin sebuah patung bisa dihasilkan/diproduksi dengan sangat halus sekali sedangkan masyarakat sekitar tidak ada yang bisa membuat patung??
  2. Terdapat spekulasi bahwa patung babi itu hanya sebagian kecil dari masih banyaknya patung patung lain yang terdapat di tempat itu (Harta katun Pamona).
  3. apakah lobo yang diyakini itu berukuran besar atau kecil? jangan jangan itu adalah Istana yang hilang???

Penemuan kembali “Lobo Maombo” perlu dilakukan segera agar bisa membongkar misteri yang ada di “Lobo Maombo”. Untuk Ilmu Pengetahuan dan demi masyarakat Poso.

Hanya satu yang dijaga jangan sampe membangunkan Garanggo yang ada pas menyelam sudah tidak balik lagi hehehehe.

Facebook Comments
Previous Article
Next Article

Call Now Button