Keseimbangan Dengan Alam

Kamis, Agustus 13th 2015. | Objek Wisata

air terjun Saluopa

Salah satu yang kita rasakan dalam beragama adalah hilangnya konsep keseimbangan dengan alam. Tidak ada yang salah dengan itu karena kita memusatkan perhatian dan kehidupan kita kepada Tuhan Yang maha Esa.

Hilangnya konsep keseimbangan dengan alam membuat manusia tidak peka akan tanda tanda alam. Padahal tanda-tanda alam memberikan banyak petunjuk dalam kehidupan manusia.

Manusia lebih tersesat lagi ketika ilmu pengetahuan dijadikan panglima, ketika modernitas dan rasionalitas diterima sebagai satu satunya kebenaran.

Ketika itulah kita mulai berhenti mempercayai kalau Ngkai Tancigi bisa menyeberangi Danau Poso dengan mengendarai Kijang, berhenti mempercayai kalau kerbau kerbau dalam danau Poso sering berkejaran di waktu malam, dan lain lain.

Padahal dalam menghadapi kehidupan, manusia tidak bisa hanya mengandalkan akal dan pikiran, dalam menghadapi kehidupan sangat tergantung pada kekuatan jiwa dan bathinnya.

Oleh karena itu bathin kita juga harus kita asah agar dapat selaras dengan alam. Bisa dimana saja.

air terjun Saluopa 2

Di Kalimantan Tengah, terdapat sebuah batu besar seperti gunung yang dipercayai merupakan sebuah “kerajaan” kasat mata, tempat turunnya para bidadari yang melahirkan kerajaan mula mula di kalimantan. Gubernur pertama Kalimantan tengah sekaligus pejuang kemerdekaan Tjilik Riwut pernah tirakatan di tempat ini.

Di Sulawesi Tengah, tepatnya di air terjun Saluopa, juga bisa dijadikan tempat tirakatan menjaga keseimbangan dengan alam.

Begitulah manusia dia berusaha agar akal dan bathinnya bisa selaras dengan alam, walaupun Tuhan tetap yang terutama bagi dia. Tabea

tags: ,

Berita Terkait