PERANG NAPU DAN SIGI

By Pramaartha Pode. Apa yang akan dikisahkan berikut ini adalah hasil percakapan dan literasi yang dilakukan oleh Kruyt selama berada di Napu. Kruyt berkesempatan untuk mencatat sebuah peristiwa besar yaitu pertempuran antara To napu dengan To Sigi. Awal Cerita bermula dari winua desa Mungku. Pada suatu masa terjadi konflik diantara dua anak kepala desa disitu. […]

SINGKANA

By Pramaartha Pode Ibarat kisah kisah yunani kuno, terdapatlah satu kisah di Napu mengenai seseorang yang bernama Singkana. Singkana dalam ingatan masyarakat memiliki kesaktian yang luar biasa. Singkana adalah nama seorang kepala perang yang karena kehebatannya selalu membuat Napu aman dan dapat memukul musuh dan menghalau mereka sampai ke dataran Lindu dan Kulawi. Tidak banyak […]

PADUNGKU dalam Catatan Adriani dan Alb. C. Kruyt

Padungku by Pramaartha Pode Padungku dalam masyarakat Pamona di era modern saat ini sangat populer. Momen ini sangat ditunggu-tunggu bagi masyarakat untuk merayakan kebersamaan diantara keluarga, menghilangkan penat setalah setahun bekerja terus menerus. Dalam masa Padungku ini semua orang bersukaria…berterima kasih kepada Tuhan…karena telah memberikan berkatnya atas hasil Panen selama setahun. Dalam tradisi barat, Padungku […]

Manoeroe

Oleh: Abdi Pole. Tulisan ini disadur dan diterjemahkan penuh dari buku DE WEST-TORADJA’S OP MIDDEN CELEBES DOOR ALB. C. KRUYT DEEL I 1938 tanpa ada pendapat ataupun opini tambahan dari penulis, ataupun saduran buku lainnya, hanya bermodalkan kamus bahasa belanda dan bahasa indonesia yang sudah dipelajari sehingga mengikuti gaya berbahasa dan menulis Alb. C. Kruyt […]

Orang-Orang Mandar di Posso

Oleh: Pramaartha Pode Jauh sebelum Belanda datang ke Poso pada tahun 1892, Kerajaan Mandar (Sulawesi Barat) telah lebih dulu menaklukan wilayah pantai dan muara sungai Tomasa. Kisah mengenai ini, dapat kita temukan dari buku “De Baree Sprekende Toradjas van Midden Celebes” karya Albertus C. Kruyt dan Dr. Adriani. Dalam buku tersebut, Kruyt dan Adriani memperkirakan […]

NARASI KEMANUSIAAN DALAM KARYA SASTRA SANG MAESTRO JUSTINUS HOKEY (Bagian 2)

Oleh: Asyer Tandapai Narasi kemanusiaan Sang Maestro terungkap secara simbolik dalam lukisan Pesona Danau Poso yang mengekspresikan penggalan kehidupannya. Dari latar belakang kehidupan satu komunitas keluarga di Dulumai yang berabad-abad mengandalkan Danau Poso sebagai sumber hidup juga menjadi sarana memelihara persaudaraan. Danau Poso yang memiliki tanoana (jiwa) merupakan ruang ungkapan petubunaka (etika) dalam memelihara relasi […]

NARASI KEMANUSIAAN DALAM KARYA SASTRA SANG MAESTRO JUSTINUS HOKEY (Bagian 1)

Oleh: Asyer Tandapai Sosok Budayawan Justinus Hokey lahir pada 10 Agustus 1945 di Dulumai, sebuah kampung yang terletak pada sisi lembah di tepian Danau Poso. Dan di kejauhan kampung mungil ini terlihat berada di atas tebing yang menambah keindahan Panorama Danau Poso. Bagi sebagian masyarakat Dulumai, mereka lebih bangga menyebut diri sebagai Tolongkea, yaitu sebuah […]

S. Kabo: Sejarah Singkat Bupati Poso ke 5

S. Kabo dilahirkan pada 07 – 10 – 1914 di Watutau dan selanjutnya memulai pendidikan di sekolah zending di sana. Menyelesaikan pendidikan dasar selama tiga tahun di kampung kelahirannya, kemudian orang tuanya mengantar untuk meneruskan ke sekolah sambungan yang berada di Poso. Lalu berdasarkan kemampuan potensi intelektual sehingga memenuhi syarat untuk melanjutkan pendidikan yang menggunakan […]

Catatan Perjalanan Alb. C. Kruyt ke Tomasa (Pandiri) dan Mapane Tahun 1892

April – Mei 1892: Perjalanan awal Kruyt ke Tomasa dan Mapane. Tiba di Posso tahun 1892, Albertus C. Kruyt tidak berpangku tangan. Tetapi langsung melakukan penjajakan ke pedalaman. Demikianlah pada tanggal 26 april 1892 Kruyt melakukan perjalanan menuju Tomasa. Perjalanan tidak dilakukan melalui darat karena sarana transportasi saat itu adalah melalui sungai. Untuk melakukan perjalanan […]

MENGHADAPI EKSPEDISI TENTARA BELANDA DALAM PERANG LAMBA (1903)

Di lingkungan orang-orang tua pemerhati sejarah leluhur Topekurehua, hampir terlupakan sejarah yang sangat penting mengenai ekspedisi pasukan tentara Belanda pertama ke Tampo Pekurehua. Secara garis besarnya persoalannya diawali dari tindakan sekelompok orang Napu yang gemar melakukan penyerangan-penyerang sporadis ke wilayah Poso yang dipimpin oleh Umana Baturu (Kareba). Kelihatannya kelompok yang dipimpin oleh Kareba ini dapat […]

Call Now Button