Bupati Parimo Wantiwanti PNS Tak Terlibat Politik Praktis

Senin, Agustus 24th 2015. | Berita Lokal


Bupati Parimo Wantiwanti PNS Tak Terlibat Politik Praktis

Kepala Badan Diklat Provinsi Sulawesi Tengah, Drs Rifailof MSi didampingi Bupati Parimo, H Samsurizal Tombolotutu melepas kartu peserta prajabatan menandai berakhirnya Prajabatan di auditorium kantor Bupati, Kamis (20/8) (antarasulteng.com/humas Parimo)

….saya juga meminta keihlasannya untuk menyediakan bunga sekaligus menanamnya di lokasi acara puncak Sail Tomini dan alun-alun kantor bupati. Jenis bunga yang disediakan terserah kalian semua, yang penting ikhlas,” ujar bupati.

Berita Terkait

Parigi (antarasulteng.com) – Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu menyerukan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) di daerahnya agar tidak ikut-ikutan dalam kegiatan politik praktis saat pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wagub Sulawesi Tengah, 9 Desember 2015.

“Dalam waktu dekat, kita akan melaksanakan pesta demokrasi pilgub. Olehnya saya mengimbau seluruh PNS, khususnya yang baru saja menyelesaikan diklat prajabatan untuk tidak ikut-ikutan berpolitik,” kata Samsurizal saat menutup Diklat Prajabatan golongan I, II dan III CPNS jalur honorer Kategori I dan II (K1 dan K2) Pemkab Parimo di auditorium Kantor Bupati setempat baru-baru ini.
 
Menurutnya, mendengarkan orasi politik boleh saja, tetapi jangan ikut berorasi karena akan merugikan diri sendiri. “Jadilah PNS yang baik dan netral, jangan masuk dalam pusaran politik praktis,” ujarnya.

Ia menambahkan, diklat parajabatan merupakan langkah awal sebagai seorang abdi negara dalam meniti karir sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Karenanya, seluruh peserta diminta menjadi Pegawai Negeri Sipil yang berdedikasi, loyal dan disiplin.

Pada kesempatan itu, bupati juga mengimbau seluruh peserta diklat agar menyediakan bunga untuk di tanam kembali di lokasi Sail Tomini dan alun-alun kantor bupati.

“Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kalian terhadap pelaksanaan Sail Tomini 2015, saya meminta keihlasannya untuk menyediakan bunga sekaligus menanamnya di lokasi acara puncak Sail Tomini dan alun-alun kantor bupati. Jenis bunga yang disediakan terserah kalian semua, yang penting ikhlas,” tandasnya

Sementara itu, Kepala Badan Diklat Provinsi Sulawesi Tengah Drs Rifailof MSi dalam sambutannya mengatakan penyelenggaraan diklat prajabatan merupakan upaya untuk menanamkan nilai-nilai positif Aparatur Sipil Negara untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Penyelenggaraan diklat prajabatan juga merupakan salah satu syarat yang dibutuhkan oleh CPNS dalam proses peralihan status untuk pengangkatan menjadi PNS

Diklat prajabatan golongan I, II dan III yang diangkat melalui jalur honorer kategori I dan II itu berjumlah 480 orang peserta, dibagi dalam 12 angkatan. Saat ini masih sekitar 515 orang yang belum mengikuti diklat prajabatan.(R007)

Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © 2015

Sumber Artikel

Berita Terkait