Benarkah Raja – Raja Palu Berasal dari Minangkabau?

by Pramaartha Pode Berbagai kekayaan budaya, sejarah masih tertimbun dalam catatan yang dibuat oleh Adriani doctor bahasa dari Belanda. Yang khas dari adriani adalah data sejarah yang dicatat lebih mendalam dan lengkap disbanding Kruyt sehingga bisa di temukan kisah yang menarik yang bisa saja tidak ditututrkan Kruyt. Dalam bukunya yang terkenal The Bare’e Speaking Toradja of central celebes kisah mengenai […]

PADUNGKU dalam Catatan Adriani dan Alb. C. Kruyt

Padungku by Pramaartha Pode Padungku dalam masyarakat Pamona di era modern saat ini sangat populer. Momen ini sangat ditunggu-tunggu bagi masyarakat untuk merayakan kebersamaan diantara keluarga, menghilangkan penat setalah setahun bekerja terus menerus. Dalam masa Padungku ini semua orang bersukaria…berterima kasih kepada Tuhan…karena telah memberikan berkatnya atas hasil Panen selama setahun. Dalam tradisi barat, Padungku dapat disamakan dengan tradisi Thanksgiving […]

LEGENDA DI SEPUTARAN DANAU POSO

LEGENDA DI SEPUTARAN DANAU POSO Oleh: Pramaartha Pode Sumber dari legenda dituturkan dibawah ini diambil penulis dari Buku Karya Adriani, yang berjudul De Baree Sprekendre Van Midden Celebes. Adriani sebagai ahli bahasa dari Belanda, hidup sangat erat dengan masyarapat Pamona pada masa lalu, fasih bercakap cakap dalam bahasa Pamona, sehingga mampu mencatat beragam Legenda yang hidup di kalangan masyarakat Pamona. […]

Manoeroe

Oleh: Abdi Pole. Tulisan ini disadur dan diterjemahkan penuh dari buku DE WEST-TORADJA’S OP MIDDEN CELEBES DOOR ALB. C. KRUYT DEEL I 1938 tanpa ada pendapat ataupun opini tambahan dari penulis, ataupun saduran buku lainnya, hanya bermodalkan kamus bahasa belanda dan bahasa indonesia yang sudah dipelajari sehingga mengikuti gaya berbahasa dan menulis Alb. C. Kruyt namun tidak mengurangi maksud dan […]

Orang-Orang Mandar di Posso

Oleh: Pramaartha Pode Jauh sebelum Belanda datang ke Poso pada tahun 1892, Kerajaan Mandar (Sulawesi Barat) telah lebih dulu menaklukan wilayah pantai dan muara sungai Tomasa. Kisah mengenai ini, dapat kita temukan dari buku “De Baree Sprekende Toradjas van Midden Celebes” karya Albertus C. Kruyt dan Dr. Adriani. Dalam buku tersebut, Kruyt dan Adriani memperkirakan pada sekitar Tahun 1840 orang-orang […]

NARASI KEMANUSIAAN DALAM KARYA SASTRA SANG MAESTRO JUSTINUS HOKEY (Bagian 2)

Oleh: Asyer Tandapai Narasi kemanusiaan Sang Maestro terungkap secara simbolik dalam lukisan Pesona Danau Poso yang mengekspresikan penggalan kehidupannya. Dari latar belakang kehidupan satu komunitas keluarga di Dulumai yang berabad-abad mengandalkan Danau Poso sebagai sumber hidup juga menjadi sarana memelihara persaudaraan. Danau Poso yang memiliki tanoana (jiwa) merupakan ruang ungkapan petubunaka (etika) dalam memelihara relasi harmoni sesama dan harmoni alam. […]

NARASI KEMANUSIAAN DALAM KARYA SASTRA SANG MAESTRO JUSTINUS HOKEY (Bagian 1)

Oleh: Asyer Tandapai Sosok Budayawan Justinus Hokey lahir pada 10 Agustus 1945 di Dulumai, sebuah kampung yang terletak pada sisi lembah di tepian Danau Poso. Dan di kejauhan kampung mungil ini terlihat berada di atas tebing yang menambah keindahan Panorama Danau Poso. Bagi sebagian masyarakat Dulumai, mereka lebih bangga menyebut diri sebagai Tolongkea, yaitu sebuah identitas yang mengingatkan pada kemasyuran […]

S. Kabo: Sejarah Singkat Bupati Poso ke 5

S. Kabo dilahirkan pada 07 – 10 – 1914 di Watutau dan selanjutnya memulai pendidikan di sekolah zending di sana. Menyelesaikan pendidikan dasar selama tiga tahun di kampung kelahirannya, kemudian orang tuanya mengantar untuk meneruskan ke sekolah sambungan yang berada di Poso. Lalu berdasarkan kemampuan potensi intelektual sehingga memenuhi syarat untuk melanjutkan pendidikan yang menggunakan bahasa Belanda sebagai Bahasa Pengantar, […]

Catatan Perjalanan Alb. C. Kruyt ke Tomasa (Pandiri) dan Mapane Tahun 1892

April – Mei 1892: Perjalanan awal Kruyt ke Tomasa dan Mapane. Tiba di Posso tahun 1892, Albertus C. Kruyt tidak berpangku tangan. Tetapi langsung melakukan penjajakan ke pedalaman. Demikianlah pada tanggal 26 april 1892 Kruyt melakukan perjalanan menuju Tomasa. Perjalanan tidak dilakukan melalui darat karena sarana transportasi saat itu adalah melalui sungai. Untuk melakukan perjalanan tersebut kruyt harus membayar 2 […]